Press Releaseku.

Tangerang. 09/10/2015. Anggap saja aku sedang membuat press realeasesebagai Public Relations dari diriku sendiri. Press release yang kutulis dalam model newsletter ini bertemakan kamu kita. Aku membuat sedemikian rupa, agar khalayak (dibaca: kamu) tak lagi hanya awarenes padaku. Namun juga sudah mencapai tahap interest.

Oh maafkan. Aku disini bukan sebagai marketing yang akan memasarkan perasaan ini. Hanya ingin mempublikasikan niat baik padamu. Orang-orang bilang waktu dan jarak dapat mengkomunikasikan sebuah status. Aku tak terlalu berharap jarak yang kita miliki sekarang ialah jarak intim yang dalam artian dunia komunikasinya mempunyai hubungan khusus. Aku juga tentunya tak ingin kita hanya sekedar dua insan yang tak jelas hubungannya dalam perspektif waktu.

Seharusnya kau pun tak perlu cemas atau ragu, aku disini sangat me-mantain hubungan padamu sebagai publik masa depanku. Aku disini bersusah payah agar tak pernah ada citra negatif dariku yang kau keluarkan apalagi sampai kau sebar pada media. Ah aku  tau komunikasi verbal dan non verbalku mungkin belum bisa dikatakan sebagai surga terakhir yang kau impikan. Namun ketahuilah saat ini aku sedang memperbaiki pembendaharaan kataku. Aku sedang mengeja maksud dari gerak-gerik, tatapan dan mimik di wajahmu. Aku sedang mengimbangi gaya komunikasimu agar kita lebih telihat saling melengkapi. Agar kau terpacu untuk menutupi kekurangan komunikasiku.

Kau bilang psikologiku tak cocok dengan iklim komunikasimu ?

Mungkin itu hanya karena ada banyak noise atau gangguan dalam hubungan komunikasi kita yang tanpa kita sadari itu sangat berpengaruh. Kita hanya butuh keterbukaan, agar kau bisa mengkredibelkan perasaan ini lamat kemudian. Aku paham sejauh ini kau sudah menjadi good listener bagi perempuan 19 tahun yang belum dewasa ini. Tenang saja, aku tak memintamu untuk memikirkan kinerja hubungan kita.

Aku hanya sedang menciptakan pengertian padamu tentang perasaanku. Agar tak ada lagi miss communication diantara kita. Agar krisis perasaan yang kita lakukan sekarang segera berakhir. Menebak garis wajahmu sekarang saat membaca ini, aku akan segera menerima dengan lapang dada, jikalau ada big questions yang ingin kau tanyakan. Jikalau kau masih belum puas denganpress releaseku ini, mari kita gelar press conference untuk kita berdua. Jikalau masih saja ada konflik hati yang kita rasakan, biar waktu yang menyelesaikan semua ini.

Press Contact

najiashofia@gmail.com

Iklan
<img src="http://images.path.com.s3.amazonaws.com/photos2/c2957279-78e4-4cd3-96cd-90a067bd5773/original.jpg" />
Can't wait 1 November to meet you again😂 - with Tumblogger 
View on <a href="https://path.com/p/2YlVWz">Path</a>

Pembaharuan WordPress.

untitledSetelah sudah berbulan-bulan bahkan hampir setahun saya tidak update blog di wordpress lagi, akhirnya saya muncul kembali ranah dunia perWordPressan. Awalnya blog ini saya gunakan semasa SMA untuk curhat-curhat kecil jaman putih abu-abu yang ngebet banget masuk ke dunia perkuliahan.

Alhamdulillah sekarang saya sudah mahasiswa tingkat 2 di Kampus Rawamangun jurusan Kehumasan. Di awal lebel baru saya sebagai mahasiswa, saya mencoba menggunakan blog di aplikasi Tumblr yang saya liat punya temen-temen saya, itu designnya lucu-lucu dan unik-unik. Saat itu saya gak kepikiran kalo wordpress juga bisa kita atur desainnya yang unik dan tambah widget yang seru-seru. Berhubung saya pelupa dan teramat ga ngerti main tumblr gimana, jadinya saya baru bener-bener aktif tumblr setelah kira-kira saya bikin 4 kali akun tumblr. Setelah berhasil nulis blog di Tumblr, saya tekadkan untuk rajin nulis blog di Tumblr, tanpa sadar bahwa saya juga punya blog di wordpress.*

Dan ternyata pas saya login lagi akun wordpress saya (yang untungnya saya masih inget passwordnya), saya amnesia total gimana cara pemakaiannya. Lupa total gimana mau liat post-post sebelumnya, apalagi ngubah fitur tampilan blognya. Keasyikan ngeblog di Tumblr membuat saya lupa. Cara pemakaian Tumblr yang mudah dan menemukan banyak orang yang hebat soal sastra, educations, dan lain-lain membuat saya terlalu khidmat menulis blog di Tumblr. Ya, ngeblog di tumblr itu bikin nyandu. Saya akui itu.

Setelah bererhasil mengotak-ngatik cara ngepost di wordpress, saya segera permak widget-widget dan menulis lagi blog di wordpress. Mengaktifkan kembali blog wordpress juga blogspot memang menjadi list to do it saya minggu ini. Alasannya agar semakin hidup jiwa blogger saya hoho. Rencananya blog yang blogspot akan saya khususkan untuk publish materi-materi perkuliahan saya di bidang ilmu komunikasi. Biar kaya orang-orang gituu hehehe.

Sekian aja deh. Buat kamu para blogger pasif seperti saya, semoga bisa ditambahkan ide-ide menulisnya yang bukan sekedar curhat. Dan buat para blogger di Tumblr, WordPress maupun Blogspot, semoga tetep istiqomah dalam menulis. Jadikan berbagai macam blog ini menjadi wahana menulis yang cangkupannya luas dan tentunya yang menginspirasi.

Byeeee!

At BAAK Kampus Rawamangun Afternoon.

*saya juga punya blog di blogspot, namun hanya sebagai diary elektronik.

Gadis Hujan

Falen Pratama

girl-happy-day-umbrella-sky-field-summer

Di luar hujan…

Mungkin saat ini kau sedang merebahkan tubuh di tempat tidur sembari meneguk pelan teh, kopi, atau cokelat panas. Mungkin saat ini kau sedang menahan diri untuk tidak berlari keluar rumah, sehingga kau hanya bisa memperhatikan bulir-bulir hujan yang jatuh dan tak pernah bisa kau hitung satu per satu meskipun dalam pikiranmu, kau ingin sekali mengetahui jumlahnya agar rasa penasaranmu selama ini terjawab. Atau mungkin saat ini kau sedang tersenyum menatap layar ponselmu seraya merasakan debar jantungmu tengah berbalas pesan dengan orang yang kau cintai, yang tentunya bukan aku.

Mungkin saat ini kau telah melupakan aku, tetapi tak apa, setidaknya aku pernah menjadi seorang yang kau ingat.

Lihat pos aslinya 1.154 kata lagi